Translate

Bagaimana Menjaga Kebersihan Tangan Siswa Di Tengah Pandemi Covid 19

Bagaimana menjaga kebersihan tangan siswa di tengah pandemic covid 19 ~ Menjaga kebersihan tangan siswa di tengah pandemic covid 19 merupakan salah satu hal yang sangat penting diperhatikan baik oleh orangtua maupun pelaku pendidikan di sekolah. Kolaborasi antara nara didik, siswa/ siswi dan orangtua dibutuhkan supaya mendukung proses PTM yang sehat dan free covid 19. Tujuannya ialah untuk menghindari transmisi Covid-19 saat pembelajaran tatap muka di sekolah. Aktivitas sekolah tatap muka kembali bergulir diberbagai tingkat sekolah dan diberbagai wilayah di Indonesia. Sayangnya kegiatan atau proses belajar mengajar tatap muka justru menjadi klaster baru/ new cluster penyebaran covid 19. ”Namun Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mencatat, terdapat 1.299 sekolah yang justru menjadi klaster Covid-19 hingga akhir September lalu”. Guna mencegah dan menghindari penyebaran virus corona yang lebih massif dan luas serta besar, maka kedisiplinan dalam menerapkan protocol kesehatan musti ditingkatkan dan diperketat bagi semua pelaku pendidikan dan para pengambil kebijakan. Anak sekolah harus ketat disiplinnya menjalankan protocol kesehatan. Salah satu usaha yang sangat penting diterapkan ialah selalu mencuci tangan. ”Menurut Kementerian Kesehatan, anak sekolah tanpa sadar sering kali menyentuh permukaan tubuh yang rawan terkontaminasi virus seperti mata, hidung, dan mulut”.
Selain itu, virus yang terdapat di telapak tangan memiliki kemungkinan lebih besar berpindah ke benda atau permukaan lain, seperti gagang pintu hingga meja belajar. Hal ini akan membahayakan orang lain yang menyentuh permukaan benda tersebut. Di samping permukaan benda, virus dan bakteri juga dapat menyasar ke makanan dan minuman. Jika tidak mencuci tangan, anak akan rentan terserang penyakit. Selain menghindari penularan Covid-19, Center of Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menyebutkan, mencuci tangan dapat mencegah anak terserang dari penyakit lain. Pasalnya, 1,8 juta anak di bawah usia 5 tahun di dunia meninggal akibat diare dan pneumonia. Mencuci tangan dapat mengurangi jumlah orang yang sakit diare hingga 23 sampai 40 persen. Selain itu, dapat mengurangi penyakit diare pada orang yang sistem imunnya lemah hingga 58 persen. Mencuci tangan juga dapat mengurangi penyakit pernapasan seperti batuk pada populasi umum sebesar 16 hingga 21 persen. Bagi anak sekolah, riset juga menunjukkan bahwa mencuci tangan dapat mengurangi ketidakhadiran para pelajar akibat penyakit gastrointestinal sebesar 29-57 persen. Prinsip mencuci tangan menurut Kemenkes. Ada empat prinsip penting terkait mencuci tangan menggunakan sabun menurut Kemenkes. Keempat prinsip tersebut dipaparkan di bawah ini. Satu, mencuci tangan hanya dengan air saja tidak cukup untuk mematikan kuman akibat penyakit. Dua, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir adalah cara yang paling efektif untuk terhindar dari segala virus, termasuk Covid-19. Tiga, mencuci tangan menggunakan sabun harus dilakukan selama 40 hingga 60 detik dengan mengikuti langkah yang baik dan benar. Empat, mencuci tangan menggunakan sabun akan efektif ketika dilakukan di sarana terdekat, di saat waktu-waktu penting, dan dilakukan dengan benar.

Post a Comment for "Bagaimana Menjaga Kebersihan Tangan Siswa Di Tengah Pandemi Covid 19"